Daun Sirsak Mengobati Penyakit Kanker

tanaman sirsak

ARTIKEL I

Daun SIRSAK ( Annona muricata, Linn. ) kini semakin langka dan makin banyak dicari orang, karena para ahli menemukan senyawa aktif ‘Acetogenins’ di dalam daun sirsak, yang dapat membantu kesembuhan pasien yang menderita kanker.

Peneliti di sekolah farmasi Osaka University Jepang, Naoto Kojima dalam penelitiannya menemukan dan berhasil mensintesis senyawa itu yang bersifat anti tumor. Selain itu Konima juga mensintesis senyawa ‘Murisolin’ dalam daun sirsak yang mempunyai sifat sitotoksik pada sel tumor manusia dengan kemampuan 105 sampai dengan 106 kali adriamycin (obat kemoterap).

Peneliti Indonesia, Profesor Soelaksono Sastrodihardjo PhD dari Sekolah dan Ilmu Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung juga telah membuktikan khasiat daun sirsak itu dalam risetnya. Ia bersama Jerry McLaughlin dari Purdue University, Amerika Serikat telah membuktikan ’Acetogenins’ menghambat ATP (adenosina trifosfat). ATP adalah sumber energi di dalam tubuh, dan sel kanker membutuhkan banyak ATP.

Acetogenins masuk dan menempel di reseptor dinding sel dan merusak ATP di dinding mitokondria. Dampaknya adalah produksi energi di dalam sel kanker atau tumor pun berhenti dan akhirnya sel kanker mati.

Dan yang lebih mengagumkan adalah Acetogenins sangat selektif, hanya menyerang sel kanker yang memiliki kelebihan ATP. Senyawa itu tidak menyerang sel-sel lain yang normal di dalam tubuh.

(Sumber : daunsirsak.biz)

Untuk membeli kapsul DAUN SIRSAK dan berbagai jenis kapsul herbal lain, silakan Klik di Sini.

ARTIKEL II

Cerita keberhasilan pengobatan kanker dengan daun sirsak ini semakin membuktikan ampuhnya acetogenins pada daun sirsak untuk menggempur sel kanker payudara.  Berikut ini adalah cerita penyembuhan penyakit kanker yang diderita Yoan dan Titin Supriatin.

Ditemui di rumahnya, perumahan Kodam, Bintaro, Tangerang, Yoan tampak sumringah. Ia seakan tak peduli dengan kanker payudara yang menderanya. Setiap pagi ia tak pernah absen berjalan kaki mengelilingi kompleks.  Aktivitas lain tetap dijalani seperti biasa.  Pantas kalau para tetangga tidak mengira perempuan kelahiran Nanggroe Aceh Darussalam 45 tahun silam itu mengidap penyakit mematikan.

Padahal, sel kanker sebesar telur ayam kampung di payudara kirinya bersemayam sejak November 2010.  Benjolan yang teraba Yoan ketika mandi di suatu pagi segera dikonsultasikan kepada dokter di sebuah rumahsakit di Jakarta.  “Harus operasi karena kanker sudah stadium 4,” jawaban dokter pendek.  Menurut dr Andhika Rachman Sp Pd kanker disebut stadium 4 jika sudah menyebar ke organ-organ lain seperti tulang, paru-paru, dan darah. Satu-satunya cara untuk mengatasi dengan pengangkatan organ yang dilanjutkan dengan kemoterapi.

Mantan inspektur di sebuah perusahan kecantikan di Depok, Jawa Barat, itu menolak operasi karena biaya mahal dan sel kanker kerap muncul  lagi pascaoperasi.  “Toh banyak herbal yang bisa diandalkan untuk mengendalikan kanker,” pikir Yoan, yang hobi membaca buku kesehatan dan pengobatan alternatif.

Dompolan anggur

Yoan memilih mengonsumsi herbal dari China yang dibeli di agen di Jakarta. Ada 4 jenis obat dalam bentuk kapsul yang mesti diasup Yoan setiap hari dengan frekuensi dan dosis berbeda.  Hasilnya? “Tak ada perubahan apa-apa. Justru setelah diperiksakan ke dokter, sel kanker menyebar ke lengan kiri hingga pergelangan, pangkal leher, dan perut,” tutur Yoan. Ketika bagian lengan diraba, terasa seperti ada dompolan anggur berukuran kecil-kecil.

Lalu dari seorang sahabat, Yoan mendapatkan informasi tentang khasiat daun sirsak sebagai penumpas kanker. Tanpa pikir panjang, keesokan hari Yoan langsung menyuruh pembantu mengambil daun sirsak dari pohon yang tumbuh di belakang pasar dekat rumah.  “Setiap kali mengambil sekantong plastik penuh, supaya bisa digunakan untuk beberapa hari,” kata Yoan.  Daun yang dipetik tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

Yoan merebus daun graviola itu. Sekali merebus sebanyak 33 lembar dalam panci berisi  9 gelas air.  Dengan api kecil mantan karyawan di sebuah tabloid olahraga terkemuka itu membiarkan proses perebusan berlangsung hingga diperoleh 3 gelas air rebusan.   Jumlah itu untuk diminum 3 kali sehari setiap habis makan—pagi, siang, dan malam.  Ampas sisa rebusan ia rebus sekali lagi. “Diminum hangat-hangat kuku lebih enak, tapi setelah dingin pun tidak masalah,” imbuh Yoan.

Mengecil

Berbarengan dengan itu Yoan berkonsultasi pada dokter dan herbalis di Serpong, Tangerang, Banten. Ia diminta mengonsumsi 3 jenis kapsul yang di antaranya berisi ekstrak daun sirsak. Yoan juga mesti  menjalankan diet ketat makanan dan pikiran.  “Di kulkas hanya ada apel, sirsak, pisang, tomat, dan wortel untuk dijus. Karena buah-buahan dan sayuran itu yang saya makan selain nasi campuran merah dan putih,” kata Yoan.  Buah-buahan musiman seperti durian, rambutan, dan mangga pantang dimakan.

Yang paling berat adalah diet pikiran. “Ini yang kadang tidak bisa saya hindari. Kejadian masa lalu yang membuat saya stres dan keluar dari pekerjaan, kerap muncul,” kata Yoan.  Yoan juga bangun pukul 04.00 dinihari dan langsung ke luar tanpa beralas kaki untuk mengirup oksigen serta bolak-balik menyusuri Jalan Jeruk di kompleks perumahannya sebanyak 10 kali.  “Di luar itu, saya meminimalkan penggunaan telepon dan nongkrong di depan komputer  untuk menghindari radiasi,” tambahnya.

Sebulan setelah mengonsumsi kapsul dan rebusan daun sirsak kondisinya terus membaik. Yoan memang belum melakukan pemeriksaan medis untuk mengecek keberadaan sel kanker. Namun yang jelas sel-sel kanker yang metastasis di tangan dan perut hilang. Sementara benjolan di payudara berkurang 2 cm.  Hasil itu sejalan dengan riset Prof Soelaksono Sastrodiharjo dari Institut Teknologi Bandung dan Jerry Mclaughlin dari Universitas Purdue, Amerika Serikat.

Riset mereka melaporkan daun sirsak mengandung annomuricin E, senyawa kelompok acetogenins. Dari 14 jenis acetogenins, 13 di antaranya berpotensi menghambat multi-drug resistance (MDR) pada sel kanker payudara. Acetogenins bekerja dengan cara menghambat kinerja pembentukan ATP—e nergi—oleh mitokondria pada sel kanker.

Bantu kemoterapi

Titin Supriatin di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, juga menyandarkan asa pada daun sirsak  untuk mengatasi kanker payudara yang diderita sejak 2004. Dokter memang sudah mengangkat payudara kirinya dan Titin diharuskan menjalani kemoterapi sebanyak 3 kali.  Hasilnya memuaskan karena setiap check up 1 tahun sekali tidak ada tanda-tanda sel menyebar ke organ lain.   Hati perempuan 67 tahun itu  pun tenteram.

Namun, pemeriksaan pada September 2010 begitu mengagetkan. Kanker payudara pada pensiunan kepala sekolah itu dinyatakan kambuh. Bahkan jika semula pada stadium 2, kini menjadi stadium 4.  Sel-sel kanker meluas ke tulang, leher, ketiak, hati, dan paru-paru. Atas saran kakak iparnya, Hendarlin, sembari kemoterapi Titin mengonsumsi rebusan daun sirsak 2 gelas dan segelas jus sirsak sehari. Hasilnya, pada Februari 2011—setelah 6 kali kemoterapi dan rutin mengonsumsi rebusan daun serta jus sirsak—benjolan di leher, ketiak, dan payudara menghilang.

Hendarlin yakin, peran rebusan daun dan jus sirsak sangat besar pada pengobatan kasus kanker payudara adik iparnya.  Musababnya, sang istri yang juga mengidap kanker payudara, tidak bisa tertolong meskipun menjalani operasi dan kemoterapi, tapi tanpa bantuan herbal..  Dengan begitu,  pantaslah Yoan dan Titin optimis bisa sembuh dari derita kanker payudara. (Trubus- Karjono/Peliput: Tri Istianingsih).

(Sumber : omkicau.com)

Untuk membeli kapsul DAUN SIRSAK dan berbagai jenis kapsul herbal lain, silakan Klik di Sini.

Tentang OBAT TRADISIONAL INDONESIA

Saya percaya bahwa obat herbal / obat tradisional Indonesia bisa dimanfaatkan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit.
Pos ini dipublikasikan di kesehatan, obat herbal, obat tradisional dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

13 Balasan ke Daun Sirsak Mengobati Penyakit Kanker

  1. Abui Aremang berkata:

    saya sangat senang dengan informasi ini, tetapi apakah ada efek sampingnya? dalam bentuk senyawa apa? bagaimana cara mengatasinya?

    • OBAT TRADISIONAL INDONESIA berkata:

      @Abui Aremang : Obat herbal tidak menyebabkan efek samping yang terlalu membahayakan dibanding obat-obatan kimia. Tapi, penggunaannya tetap harus hati-hati. Daun sirsak jika dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan sesak nafas. Kalau menyebabkan efek samping misalnya terasa panas dan nafas menjadi sesak, Anda harus mengurangi dosisnya. Sebaliknya kalau selama mengkonsumsi tidak menyebabkan efek samping, dosis boleh ditingkatkan supaya terapi berlangsung efektif. Sebab dosis yang sangat rendah mengakibatkan proses penyembuhan menjadi semakin lama.

      • ali imron berkata:

        Ass,.,.
        trus yang efektifnya berapa lembar daun sirsak untuk direbus,.,?,.biar gak kena efek samping.,.and then,.,apakah efek sampingnya bisa menimbulkan penyakit yang parah apabila berlebihan?
        >,.thankS ka’ apabiLa mo d’bleZ.,<
        WasS,.,.

      • OBAT TRADISIONAL INDONESIA berkata:

        @Ali Imron : Sepertinya pertanyaan Anda sebagian sudah terjawab pada jawaban saya atas pertanyaan pertama artikel ini.

        Kalau ada saudara atau teman kita yang mengidap penyakit kanker. Pengobatan yang dirasa aman saat memanfaatkan daun sirsak, berdasar pengalaman para herbalis adalah dengan merebus 10 lembar daun sirsak yang sudah berwarna hijau tua dengan air sebanyak 3 gelas, rebus hingga mendidih dan air rebusan menjadi 1 gelas, dinginkan dan saring, berikan air rebusan ini kepada penderita kanker 2 kali sehari. Efek samping minum ramuan ini mungkin si penderita kanker akan merasakan panas atau hangat, disertai keringat yang mengalir deras.

        Setahu saya, belum pernah ada yang mengabarkan, mengkonsumsi rebusan daun sirsak dapat menyebabkan timbulnya penyakit lain.

  2. gima gewarti berkata:

    apakah rebusan air sirsak dapat menurunkan hemoglobin dan tekanan darah rendah?

  3. dewi fatmawati berkata:

    apakah tidak berbahaya bila mengkonsumsi rebusan daun sirsak, tetapi tidak memiliki penyakit kanker?

  4. ERIKA berkata:

    BGS BANGET INFONYA, kpnkan kita harus berhenti minum rebusannya????????
    thanks OBAT TRADISIONAL INDONESIA

    • @Erika : Anda boleh berhenti minum saat sudah merasa sehat, bisa lakukan cek laborat untuk penderita yang mengkonsumsi rebusan daun sirsak. Setelah sehat boleh mengkonsumsi dengan dosis yang dikurangi, waktu minumnya pun tidak setiap hari.

  5. iin berkata:

    apakah rebusanaun daun sirsak menyebabkan hb drop? karena papa saya mengkonsumsi rebusan daun sirsak, belum ada 1 minggu tapi bbrp kali mengeluh “ngliyeng” ,
    mohon petunjuknya
    Trimakasih

  6. Terima kasihnya atas informasinya sangat berguna sekali untuk kesehatan

  7. devi berkata:

    Apa bisa juga untuk mengobati kista dan miom? Ada efek samping di rahim gak?

  8. gianny berkata:

    Maaf kalau boleh saya tahu, dokter dan herbalis yang ada di serpong. Lokasi yang lebih tepatnya dimana ya ? Terimakasih atas infonya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s